4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pasang Rangka Atap Baja Ringan, Apa Saja?
Tahukah anda pasang rangka atap baja ringan ternyata terdiri dari berbagai elemen yang tidak hanya berfungsi sebagai pemberi bentuk pada atap. Tetapi juga menopang beban di atasnya, tidak terkecuali atap itu sendiri. Lain halnya dengan kayu, rangka atap baja ringan adalah satu kesatuan utuh dan tidak bisa dipisahkan.
Konstruksi Atap Baja Ringan
Tidak sebatas lonjoran baja ringan, konstruksi atap baja ringan, meliputi:
- 1. Kuda-kuda atap baja ringan
Fungsinya adalah bahan bangunan struktural yang bisa menahan beratnya sendiri dan bobot atap. Adapun komponen kuda-kuda pada baja ringan:
4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pasang Rangka Atap Baja Ringan, Apa Saja?
- Bottom chord, terletak di bawah kuda-kuda, menjadi tempat plafon dan penggantungnya.
- Top chord, yakni berada di atas kuda-kuda, berfungsi sebagai tempat peletakkan reng.
- Web, merupakan penghubung antara top chord serta bottom chord, fungsinya untuk membuat kuda-kuda menjadi lebih kuat.
- 2. Top plate atau murplat
Fungsinya adalah sebagai tempat duduk kuda-kuda baja ringan, dan membentuk atap, sehingga membuat kuda-kuda menjadi sistem konstruksi yang lebih kuat.
- 3. Jurai luar atau Nok
Merupakan bagian tajam pada atap baja ringan yang berawal dari garis tiris atap hingga ke bubungan, dan merupakan titik pertemuan dua bidang dari atap sebuah bangunan dengan sudut yang menghadap ke arah luar.
- 4. Jurai dalam atau Talang
Adalah bagian tajam dari atap, letakknya dari garis tiris hingga ke bubungan. Ada di pertemuan dua bidang atap sudut bangunan ke dalam.
- 5. Bracing
Adalah pengikat struktur atap baja ringan yang terbagi menjadi:
- Lateral Tie, yakni untuk mengurangi panjang tekuk web tekan.
- Bottom chord bracing, terletak di bawah kuda-kuda, yakni untuk peletakan plafon dan rangka plafon.
- Top chord bracing, letaknya di atas kuda-kuda. Sebagai tempat peletakan reng.
- 6. Reng
Berfungsi sebagai dudukan penutup. Pemasangan atap baja ringan reng melintang di bagian atas top chord, jaraknya sesuai dengan jenis penutup yang anda gunakan.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memasang Atap Baja Ringan
Selain memahami struktur pasang rangka atap baja ringan, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan saat pasang atap baja ringan, yaitu:
- 7. Menentukan bentuk atap rumah
Bentuk atap rumah tidak hanya akan memberikan estetika, melainkan juga memiliki nilai fungsional masing-masing. Dengan mengetahui bentuk atap rumah, anda juga menjadi lebih mudah dalam memilih rangka atap, teknik pemasangan dan biaya pasang rangka atap baja ringan.
- 8. Menentukan jenis dan ketebalan baja ringan
Harga pasang rangka atap baja ringan berbeba-beda tergantung jenis dan ukuran. Berdasarkan SNI, atap baja ringan yang umum digunakan adalah Kanal C dengan minimum ketebalan 0,75mm dan reng dengan minimum ketebalan 0,45mm. Bagaimana jika ketebalan baja ringan anda dibawah ketentuan SNI? Maka sebaiknya jarak kuda-kuda dibuat lebih rapat, sekitar 60cm agar mampu menahan beban atap.
- 9. Perhatikan sudut kemiringan atap
Detail atap baja ringan selanjutnya, perhatikan sudut kemiringan atap. Sudut kemiringan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan bangunan. Karena semakin miring atap, akan semakin luas pula atap yang digunakan. Ukuran kemiringan atap yang ideal adalah 25o sampai 30o.
- 10. Kesatuan rangka atap baja ringan
Apakah ini penting? Tentu saja, karena kunci kekuatan pasang rangka atap baja ringan adalah pada integrasi setiap batang baja ringan yang terhubung dengan sambungan rangka baja ringan lainnya. Apabila terjadi kesalahan kecil pada salah satu rangka akan berimbas pada seluruh atap, dan bisa berakibat fatal, seperti runtuhnya bangunan.
